"Kuntum Khaira Ummatin Ukhrijat Linnas"


Senin, 27 Juni 2016

Memoir 2

Dr. Gatot Yulianto (Kaligua, 2016) pernah mengatakan bahwa kebahagiaan seorang guru itu sederhana sekali dam, mendengar kabar baik dari muridnya, itu sudah sangat membahagiakan bagi kami.

Kalimat itu terlontar saat evaluasi malam -sayangnya saat itu kamu sudah tertidur pulas di kamar- dan teringat di kepala saya hingga sekarang.

Hari ini empat bulan setelah kalimat itu disampaikan, atas izin Allah saya merasakan sendiri bagaimana kebahagiaan itu.

Alhamdulillah adik les saya, Fauzan, yang setiap seminggu 3 x biasanya mengantuk jika sedang belajar lalu sering mengeluh tentang pelajaran matematika yang ia rasa adalah mata pelajaran paling sulit dan membosankan yang pernah ia rasakan. Hari ini saya mendapatkan kabar bahwa ia mendapat nilai UN yang menakjubkan, total nilai 277, dengan nilai sempurna (100) untuk pelajaran matematika. 

Masya Allah.. Masya Allah.. Masya Allah..

"Alhamdulillah mas, fauzan sekarang sudah diterima di SMAN 4 Semarang"


Foto Fauzan saat persiapan UN


NB: Dikarenakan sering ditinggal ke luar kota, dulu saya sempat beberapa kali mengajukan resign. Padahal saya kalau ngajar galak, hehe, tapi tetep aja ga pernah mau kalau misal diganti. Sukses selalu ya zan...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar